Flexi “Kompasphone” Diluncurkan

jakarta, kompas – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan harian Kompas meluncurkan Flexi Kompasphone. Melalui layanan itu, masyarakat dapat membaca Kompas langsung dari telepon genggam, dengan hanya menekan satu tombol.

”Dengan kerja sama ini, kami menyatakan sebagai surat kabar pertama di Indonesia dalam telepon genggam. New-media bukan lagi akan datang, tetapi sudah hadir,” kata Direktur Eksekutif Kompas Cyber Media Taufik H Mihardja, Rabu (6/3) di Jakarta.

Dia menjelaskan, dengan layanan ini, masyarakat akan lebih mudah untuk membaca Kompas. ”Menu utama adalah Kompas, tapi disediakan layanan up-date- nya melalui Kompas.com,” ujar Taufik.

11062009(009)

11062009(010)

Seiring dengan peluncuran Flexi Kompasphone, Telkom Flexi menawarkantelepon genggam Flexi tipe ZTE C335 dan C339, yang di dalamnya ada aplikasi FlexiBrowser, yakni menu Kompas di telepon genggam, sehingga dapat diaktifkan dengan menekan tombol kiri atas. Tak perlu mengetik kode maupun syntax yang lazim diketik saat mengakses layanan-layanan tersebut.

Target 111.000 unit

Direktur Konsumer Telkom I Nyoman G Wiryanata mengatakan, dalam tiga bulan pertama ditargetkan terjual 111.000 unit Kompasphone.

Pemasaran disiapkan di 15 kota di seluruh Indonesia. Kini, pelanggan Flexi mencapai 13,5 juta pelanggan. ”Harapan kami bukan saja produk telekomunikasi ini dapat laku diserap pasar, tetapi juga dengan kemudahan teknologi ini diharapkan telepon genggam second-hand (bekas) juga diburu,” kata Nyoman.

Menurut Nyoman, bagi Telkom Flexi, menampilkan konten Kompas merupakan strategi yang diandalkan untuk merebut pelanggan di tengah perang tarif.

”Kami memercayai kerja sama dengan Kompas, terutama karena Kompas mempunyai segmen pembaca tersendiri,” kata dia.

Tentu saja, lanjut Nyoman, kerja sama layanan konten, nantinya tak terbatas dengan Kompas. ”Kami membuka kerja sama dengan media lain,” ujarnya.

HB Navees, Chief Executive Officer PT Falcon Interactive, pencipta mobile content, menegaskan, Indonesia ketinggalan dalam pemanfaatan teknologi internet dibanding India dan China. Akan tetapi, dia optimistis Indonesia dapat mengejar ketertinggalan ini.

~ oleh muntaz pada Juni 12, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: